Jajan adalah makanan yang dibeli dan dikonsumsi dari luar rumah, misalnya jajan di kantin sekolah. Jajanan sehat mengandung gizi seperti kalori, protein dan vitamin, meskipun kandungan kalori cenderung lebih banyak.
Jajanan yang dapat menjadi sumber kalori , misalnya bakwan, getuk, gemblong, kroket, klepon, pisang goreng, singkong dan lain-lain. Jajanan yang dapat menjadi sumber kalori dan protein, misalnya bakso, gado-gado, bihun goreng,lemper dan lain-lain.
Jajan tidak selalu merupakan kebiasaan yang buruk karena anak-anak sekolah punya aktivitas yang tinggi sehingga memerlukan jajan diantara waktu makan pagi dan makan siang.
Jajanan akan mengatasi rasa lesu atau kurang bergairah selama anak berada di sekolah dan sebagai upaya pengenalan terhadap aneka ragam makanan.
Mengapa kita harus jajan di kantin sekolah ?
Makanan dan minuman yang dijual cukup bergizi, terjamin kebersihannya, terbebas dari zat-zat berbahaya dan terlindung dari serangga dan tikus.
Makanan yang bergizi akan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan siswa. sehingga siswa menjadi lebih berprestasi di sekolah.
Penjaja makanan berpenampilan bersih dan sehat.
Tersedianya air bersih yang mengalir dan memakai sabun untuk mencuci tangan dan peralatan makanan.
Tersedianya tempat sampah yang tertutup dan saluran pembuangan air kotor.
Adanya pengawasan terhadap kantin sekolah secara teratur oleh guru, siswa dan komite sekolah.
Mengapa kita tidak boleh jajan sembarangan?
Bila jajan sembarangan , kita tidak dapat memastikan apakah jajanan tersebut bersih , bergizi, sehat dan aman.
Jajanan yang tidak terjamin kebersihannya bisa saja sudah tercemar kuman sehingga menyebabkan penyakit diare atau disentri, atau pada makanan tersebut ada telur cacing yang menyebabkan penyakit cacingan.
Jajan sembarangan tidak aman karena kita tidak tahu apakah bahan makanan tambahan yang digunakan seperti zat pewarna, zat pengawet, bumbu penyedap apakah aman bagi kesehatan kita.
Oleh karena itu berhati-hatilah dengan jajanan yang berwarna mencolok.Zat pewarna alami seperti daun pandan , kunyit, bit, dsb. biasanya menimbulkan warna yang pudar pada makanan sehingga jajanan terlihat kurang menarik.
Penjaja makanan cenderung menggunakan zat pewarna kain karena murah sedangkan zat pewarna yang aman bagi kesehatan biasanya mahal.
Bahan makananan tambahan yang tidak aman dapat menjadi racun bagi tubuh. Reaksi yang ditimbulkan oleh keracunan makanan bisa seperti muntah , diare bahkan syok.
Maka berhati-hatilah dan waspada akan akibat jajan sembarangan , karena kita bisa sakit perut terkena diare dan cacingan juga bisa muntah karena keracunan.
(Sumber : Pusat Promosi Kesehatan – Departemen Kesehatan RI)



0 komentar:
Posting Komentar