Feeds RSS

Jumat, 09 Desember 2011

Kantin Sehat

 
Apa manfaat jajanan sehat?
Jajan adalah makanan yang dibeli dan dikonsumsi dari luar rumah, misalnya jajan di kantin sekolah. Jajanan sehat mengandung gizi seperti kalori, protein dan vitamin, meskipun kandungan kalori cenderung lebih banyak.
Jajanan yang dapat menjadi sumber kalori , misalnya bakwan, getuk, gemblong, kroket, klepon, pisang goreng, singkong dan lain-lain. Jajanan yang dapat menjadi sumber kalori dan protein, misalnya bakso, gado-gado, bihun goreng,lemper dan lain-lain.
Jajan tidak selalu merupakan kebiasaan yang buruk karena anak-anak sekolah punya aktivitas yang tinggi sehingga memerlukan jajan diantara waktu makan pagi dan makan siang.
Jajanan akan mengatasi rasa lesu atau kurang bergairah selama anak berada di sekolah dan sebagai upaya pengenalan terhadap aneka ragam makanan.
Mengapa kita harus jajan di kantin sekolah ?
Makanan dan minuman yang dijual cukup bergizi, terjamin kebersihannya, terbebas dari zat-zat berbahaya dan terlindung dari serangga dan tikus.
Makanan yang bergizi akan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan siswa. sehingga siswa menjadi lebih berprestasi di sekolah.
Penjaja makanan berpenampilan bersih dan sehat.
Tersedianya air bersih yang mengalir dan memakai sabun untuk mencuci tangan dan peralatan makanan.
Tersedianya tempat sampah yang tertutup dan saluran pembuangan air kotor.
Adanya pengawasan terhadap kantin sekolah secara teratur oleh guru, siswa dan komite sekolah.
Mengapa kita tidak boleh jajan sembarangan?
Bila jajan sembarangan , kita tidak dapat memastikan apakah jajanan tersebut bersih , bergizi, sehat dan aman.
Jajanan yang tidak terjamin kebersihannya bisa saja sudah tercemar kuman sehingga menyebabkan penyakit diare atau disentri, atau pada makanan tersebut ada telur cacing yang menyebabkan penyakit cacingan.
Jajan sembarangan tidak aman karena kita tidak tahu apakah bahan makanan tambahan yang digunakan seperti zat pewarna, zat pengawet, bumbu penyedap apakah aman bagi kesehatan kita.
Oleh karena itu berhati-hatilah dengan jajanan yang berwarna mencolok.Zat pewarna alami seperti daun pandan , kunyit, bit, dsb. biasanya menimbulkan warna yang pudar pada makanan sehingga jajanan terlihat kurang menarik.
Penjaja makanan cenderung menggunakan zat pewarna kain karena murah sedangkan zat pewarna yang aman bagi kesehatan biasanya mahal.
Bahan makananan tambahan yang tidak aman dapat menjadi racun bagi tubuh. Reaksi yang ditimbulkan oleh keracunan makanan bisa seperti muntah , diare bahkan syok.

Maka berhati-hatilah dan waspada akan akibat jajan sembarangan , karena kita bisa sakit perut terkena diare dan cacingan juga bisa muntah karena keracunan.

(Sumber : Pusat Promosi Kesehatan – Departemen Kesehatan RI)

SMA favorit di Indonesia

 
Sekolah menengah atas (Senior High School), adalah jenjang pendidikan menengah pada pendidikan formal di Indonesia setelah lulus Sekolah Menengah Pertama (atau sederajat).Prestasi sebuah SMA bisa dilihat dari prosentasi jumlah kelulusannya masuk perguruan tinggi negeri favorit, prestasi keilmuannya, prestasi olahraga dan seni atau berbagai prestasi dan penghargaan di kancah nasional dan internasional.
Sekolah menengah atas ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 10 sampai kelas 12. Pada tahun kedua (yakni kelas 11), siswa SMA dapat memilih salah satu dari 3 jurusan yang ada, yaitu Sains, Sosial, dan Bahasa. Pada akhir tahun ketiga (yakni kelas 12), siswa diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (Ebtanas) yang mempengaruhi kelulusan siswa. Lulusan SMA dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja.
Pelajar SMA umumnya berusia 16-18 tahun. SMA tidak termasuk program wajib belajar pemerintah – yakni SD (atau sederajat) 6 tahun dan SMP (atau sederajat) 3 tahun – maskipun sejak tahun 2005 telah mulai diberlakukan program wajib belajar 12 tahun yang mengikut sertakan SMA di beberapa daerah, contohnya di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.
SMA diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Sejak diberlakukannya otonomi daerah pada tahun 2001, pengelolaan SMA negeri di Indonesia yang sebelumnya berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional, kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota. Sedangkan Departemen Pendidikan Nasional hanya berperan sebagai regulator dalam bidang standar nasional pendidikan. Secara struktural, SMA negeri merupakan unit pelaksana teknis dinas pendidikan kabupaten/kota.
SMA Terbaik di Indonesia. Versi Depdiknas
SMAN 3 Semarang
SMA Taruna Nusantara Magelang http://taruna-nusantara-mgl.sch.id
SMAN 1 Denpasar http://sman1dps.sch.id
SMAS Sutomo 1 Medan (Berprestasi Akademik dan Olahraga): http://sutomo-mdn.sch.id
SMAN 1 Bogor http://sman1bogor.sch.id
SMAN Plus Riau : http://smanpluspropriau.com SMAN 3 Bandung http://sman3-bdg.net
SMAN 3 Malang http://sman3malang.sch.id
SMAN 1 Yogyakarta http://sman1teladan-yog.sch.id
SMAN 8 Jakarta http://smun8.net
SMAN 5 Surabaya http://sma5-sby.net
SMAN 10 Samarinda http://sma10me-lati.com
SMAS Lokon Sulawesi Utara http://smalokon.com
Beberapa SMA Favorit lainnya di Indonesia
SMA Taruna Nusantara, Magelang
SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta
MAN Insan Cendekia, Serpong
SMAN 5 Bandung
SMAN 4 Yogyakarta
SMA Karangturi, Semarang
SMA Kusuma Bangsa, Palembang
SMAN 8 Yogyakarta
SMA Regina Pacis, Bogor
SMA BOPKRI 1 Yogyakarta
SMA Santo Petrus, Pontianak
SMAN 1 Surakarta
SMAN 3 Padmanaba, Yogyakarta
SMAN 70 Jakarta
SMA Titian Teras, Jambi
SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, Pontianak
SMA Kolese Loyola, Semarang
SMA Global Mandiri, Bogor
SMA Don Bosco II
SMAN 81 Jakarta
SMA LabSchool, Jakarta
SMA Sutomo 1, Medan
SMAN 78 Jakarta
SMA Santa Ursula, Jakarta
SMAN Modal Bangsa, Kuto Baro, NAD
SMAK 3 BPK Penabur, Jakarta
SMAN Plus Pekanbaru
SMA Islam Al Azhar 1, Jakarta
SMA Kolese Kanisius, Jakarta
SMAN 1 Medan
SMAN 68 Jakarta
SMA Xaverius 1 Palembang
SMAK 5 BPK Penabur, Jakarta
SMAN 28 Jakarta
SMAN 13 Jakarta
SMA Pelita Harapan
SMA IPEKA, Jakarta
SMAN 1 Padang
SMA Semesta, Semarang
SMAN 3 Malang
SMAN 1 Denpasar
SMAN 1 Singaraja
SMA Aloysius 1 Bandung
SMA Santa Theresia
SMA Fons Vitae 1
SMA Kolese DeBritto, Yogyakarta
SMA Krida Nusantara, Bandung
SMAN 1 Bogor
SMA Plus Matauli, Sibolga
SMAN 1 Magelang
SMAN 1 Purwokerto
SMAN 1 Gresik
SMAN 61 Jakarta
SMA Katolik Rajawali, Makassar
SMA Lokon St. Nikolaus, Tomohon
MAN Insan Cendekia, Gorontalo
SMAK 1 Petra, Surabaya
SMAN 1 Balikpapan
SMAN 1 Banjarmasin
SMAN 17 Makassar
SMAN 1 Cilacap
SMA Pribadi, Depok
SMAN Plus 17 Palembang
SMAN 1 Palembang

Selasa, 06 Desember 2011

TIPS PENGATURAN JADWAL BELAJAR EFEKTIF




Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.
Pedoman:
~ Perhatikan waktumu.
~ Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
~ Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
~ Ketahuilah kapan kamu produktif.

Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:
Pertama, Membuat daftar “Kerjaan”. Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.
Kedua, Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.
Ketiga, Merencanakan jadwal yang lebih panjang. Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.
Rencana Jadwal Belajar Efektif:
• Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
• Prioritaskan tugas-tugas.
• Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
• Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas. Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
• Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
• Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
• Rencanakan juga “deadline”.
• Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
• Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
• Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!